Minggu, 01 September 2019

Kekerasan anak di tahun 1984

              Tahukah anda, bahwa pada tahun 1984 silam ada kasus kekerasan orang tua pada anak kandungnya sendiri. Kala itu pendidikan benar-benar sangat keras. Hal inilah yang membuat mereka sekarang menjadi generasi bagus dunia.
    
       Akan tetapi berbeda dengan kasus Arie Hanggara. Arie adalah seorang anak yang tidak beruntung bisa meneruskan hidupnya. Dia meninggal dengan luka mental dan fisik. "Trust in my self right to suicide...i cry when angel deserve to die" sebuah penggalan lagu dari System Of Down - chop suey. Arie hanggara adalah anak yang siap tersakiti dia siap mati karena kejujurannya. Dia bosan akan prasangka buruk yang ditimpa padanya. Dia menangis disaat "malaikat" tak kunjung bertemu dengannya. Arie hanggara terlahir dari keluarga yang miskin dengan ayah yang malas bekerja sehingga sang ayah harus cerai dan menikah untuk kedua kalinya. sebelum perceraian, Arie beserta saudara-saudaranya dititipkan pada nenek mereka. Lalu sang ayah menikah kembali dengan perekonomian yang lebih baik. Sehingga sang ayah mejemput kembali anak-anaknya.

     Arie terkenal sebagai anak yang aktif dan ceria di sekolah. Tetapi karena ekonomi keluarganya yang sangat buruk, dikarenakan ayahnya malas bekerja. Akhirnya Arie memilih untuk mencuri,berbohong,dan nakal. Tapi dia sangat jujur untuk mengakui bahwa dia mencuri. Tapi hal ini tetap tidak ditolerir oleh sang ayah. Ayah nya menghargai kejujuran anaknya dengan pukulan. Setiap kali bersikap nakal, Arie akan mendapat kekerasan baik ayah atau ibu tirinya. Membuat Arie menjadi pribadi yang semakin berani tapi dia tetap memegang teguh kejujuran. Hingga suatu hari, Arie pernah disiram air dingin, dipukuli, kepalanya dihantam ke tembok dalam satu hari sebelum dia akan meninggalkan hidupnya. Arie sudah merasa bosan dengan hari harinya. Hingga akhirnya dia meninggal dunia saat dini hari setelah kepalanya terbentur sesuatu karena melanggar perintah ayahnya yang tidak memperbolehkan minum. Sang ayah panik melihat anaknya tergeletak tak berdaya hingga akhirnya Arie dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal. Dan kasus ini langsung menyebar dengan sangat cepat dan dibuatkan filmnya berjudul "arie hanggara".

     Anak belajar melihat punggung orang tuanya, anak adalah cerminan dari orang tua. Ketika orang tua berlaku buruk maka sang anak akan berlaku buruk. Menjadi pelajaran penting bagi kita. Senakal apapun anak kita, kita tidak boleh mencontohkan hal buruk kepadanya. Kasus mirip Arie hanggara mungkin masih terjadi sampai saat ini. Tapi saya harap pembaca dapat mengerti arti "keharmonisan keluarga".

       Terima kasih telah membaca catatan harian saya. Jangan lupa share dan Komentar agar saya tetap berkarya memberikan informasi informatif kepada pembaca. Sampai berjumpa kembali

Tidak ada komentar:

Posting Komentar