Sabtu, 28 September 2019

Egoisme Terbakar Dalam Jiwa (01)

    Desiran malam yang mengganggu tidur bocah kecil bernama Wanda semakin keras. Wanda yang tak bisa tidur malam itum dia melihat ibunya bersimbah darah tersungkur di kasurnya. Berlahan Wanda berganti melihat sisi lain kamar itu. Ia melihat ayahnya menangis di sudut ruangan tanpa mengeluarkan suara. Sang ibu yang menyadari kehadiran Wanda, mulai menatap Wanda dan berkata "pergilah nak". Dengan degup jantung yang cepat membuat Wanda lekas berlari. Dia merasa bahwa semua ini hanya mimpi. Berulang kali dia menjatuhkan dirinya ke tanah berharap sakitnya adalah mimpi. Hingga akhirnya dia jatuh dan melihat ke atas, bulan merah besar muncul dihadapannya. "Apa yang kau lihat? tidakkah kau tahu aku sedang sedih" jerit Wanda kepada bulan sambil mengeluarkan air matanya. Wanda bangkit dan mulai berlari tak menentu arah menuju kesuraman berikutnya.
   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar