Sabtu, 31 Agustus 2019

Orang Indonesia itu ANJ*******

      Pelabuhan Kamal-Perak adalah jalur alternatif selain jembatan Suramadu untuk ke Surabaya begitupun ke Madura.

      Jalur pelabuhan ini dulu sangat diminati sebelum dibangunnya Suramadu. Kini Pelabuhan Kamal-Perak sedang sekarat. Semakin lama semakin merugi. Padahal tiket kapal sudah semakin murah, Jam arus kapal hanya 15 jam. Tapi hal ini membuat tempat ini semakin bangkrut dan merugi. Kapal-kapalnya semakin sedikit dan Peminatnya pun juga ikut sedikit.

       alasan adanya kemudahan akses dan tidak perlu menunggu keberangkatan kapal menjadi poin penting masyarakat memilih jembatan Suramadu. Tapi, pelabuhan penghubung Surabaya-Madura ini tidak di benci. Peraturan jembatan Suramadu yang belum benar-benar jelas menjadi faktor masih berfungsinya pelabuhan Kamal-Perak.
Tidak bolehnya masuk Tossa,Tidak adanya transportasi umum untuk menyebrangi Suramadu, Tidak bolehnya Orang jalan kaki lewat Suramadu. Secara tidak langsung ini sama saja menyiksa "wong cilik". Hanya orang yang mempunyai kendaraan pribadi yang boleh melewati Suramadu. Untuk apa 10 tahun beroperasi apabila tidak mensejahterakan semua kalangan?.

       alasan kedua masyarakat memilih menggunakan kapal adalah dikarenakan pulau Madura yang masih tidak ramah dengan pendatang. Jalur Madura dari Suramadu sering terjadi pembegalan. Faktor ekonomi dan pendidikan lagi-lagi mempengaruhi hal ini. Padahal pulau ini sangat dekat dengan kota Surabaya, tetapi justru kesenjangan nya sangat jauh. Masyarakat Madura lebih memilih merantau agar sukses daripada harus memajukan ekonomi pulaunya sendiri. Sangat disesali, karena inilah sifat buruknya orang indonesia. Pemerintah penipu dan Rakyat yang malas adalah ciri khas Indonesia. Rubah opiniku menjadi karya kerja kerasmu.

     Terima kasih telah mengunjungi web blogspot saya. Jangan lupa "share" dan komentar. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.

Kamis, 29 Agustus 2019

Indonesia paru paru dunia

      Berjumpa kembali pada catatan harian saya kali ini. OK, langsung ke inti permasalahan. Indonesia adalah negara yang terkenal dengan rimbunnya pohon dan hijaunya alam. Keramahan orang Indonesia tidak perlu diragukan lagi. Apalagi menghargai sesama mahluk hidup? oh ya..kami yang paling luhur. Orang-orangnya sangat pintar berteknologi ditambah juga dengan akses online yang semakin mudah. jadi tak heran negara Indonesia akan menjadi superior di dunia. Ini salah satu contoh masyarakat indonesia dengan menghargai alamnya :

       sangat menghargai alam dan sangat maju dalam berteknologi bukan?. Apa reaksi anda ketika melihat foto ini? Pasti akan marah. Tapi apa kontribusi anda dalam mencegah hal semacam ini?. Bahkan di desa-desa, budaya ini masih dipelihara. Entah karena tidak mempunyai harta untuk membangun kakus atau alasan lain. Bahkan dia( di foto di atas) lebih mementingkan benda kotak itu daripada aktivitas rantai makanan sungai itu. Bahkan di sidoarjo sangat banyak ditemukan ikan sapu-sapu. Ikan sapu sapu adalah pemakan zat-zat berbahaya di sungai. Mengerti kan maksudnya.  Teknologi juga sangat berkembang pesat bahkan terlalu pesat. Hingga anak TK pun bisa mencari situs-situs Bokep. Inilah negeriku tercinta yang penuh dengan keindahan. Gemah Ripah Loh Jinawi.



NB : Postingan ini mengandung Satire. Diharap pembaca segera sadar akan pentingnya tidak mudah terpicu dan lebih menekankan perbaikan diri sendiri.

Rabu, 28 Agustus 2019

Lil Peep dan Indonesia





     Catatan harian saya kali ini adalah mendalami siapa itu Gustav Ahr/ Lil Peep. Dia adalah Emo Singer berkebangsaan Amerika. Dilahirkan pada 1 November 1996 Dan meninggal pada 15 November 2017 karena overdosis obat Xanax. Mengingat dia adalah seorang Emo, maka kematiannya sudah biasa dikalangan Emo lainnya.

      Saya (Penulis) sangat kagum pada karyanya. Dimana dalam mengaransemen instrumental dan pembawaan vokal yang syahdu adalah keahlian Lil Peep. Genre Emo Bending yang kental dengan perasaan individunya mewakili perasaan saya sebagai remaja akhir. Kesedihan, alkohol, narkoba, harta, cinta, dan bunuh diri menjadi poin penting setiap lagu-lagu Lil Peep. Misal dalam lagu "The Brightside". Di lagu itu menceritakan pemuda yang akan "terbang" menuju cahaya terang meninggalkan cerita dengan bangga. Di Indonesia lagu semacam ini sudah dilarang, dikarenakan konteks bunuh diri. Padahal seharusnya kita dijamin dalam kebebasan berpendapat. Lagu/Karya yang berisi tindakan pornografi, kekerasan, bunuh diri, tidak mendidik, dan perilaku menyimpang dilarang keras dalam peredaran dan pembuatannya di Indonesia. Dikarenakan rakyat Indonesia sendiri yang belum bisa mengontrol diri sendiri dan menangkap makna positif. Rakyat cenderung hanya menyalahkan tanpa berpikir terbuka. Saya sangat kecewa akan hal ini. Padahal dulu orang jawa selalu "nembang" dalam kondisi apapun, menceritakan apapun.

      Sebagai Mahasiswa, saya ingin rakyat dapat memahami dan selalu berpikir positif terhadap hal apapun, dan membaca dua sisi suatu objek. Agar kita tidak kalah dengan negara maju diluar sana yang selalu berkarya.

        Kembali kepada Lil Peep. lagu-lagunya sempat membuat saya ingin bunuh diri juga. Tapi saya berpikir kembali, saya belum mendapat sisi positif dari lagu tersebut. 21 tahun terlalu singkat bagi saya. Tapi dengan keadaan seperti ini, membuat dia menjadi legenda dan akan selalu dikenang secara positif.

    Dan juga, apabila ada diantara para pembaca yang tahu saya. Inilah alasan saya memanjangkan rambut sepertinya. Sebagai jasa dia sudah membantu saya bangun dari keterpurukan.

     Terima kasih pada para penikmat "Olasan97". Jangan lupa untuk saling berbagi cerita di platform blogger ini. Karena kita adalah keluarga yang harus saling mengerti. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.