Minggu, 27 Oktober 2019

Sakura Bukan Khayalan

       Bunga Sakura dilambangkan keindahan. Caranya berguguran, warnanya yang lembut dan menggembirakan, nikmatnya musim semi, dengan Sake dibawah pohonnya. Bunga Sakura hanya mempunyai umur yang singkat. Inilah kenapa di Jepang, memandang bunga Sakura adalah anugrah pemberian tuhan.

     Disisi lain, bunga Sakura juga melambangkan perpisahan. Dalam wisuda di Jepang, semua orang yang diwisuda dari pekerjaan (pensiun) atau para pelajar menggunakan pin Sakura. Hal ini bertujuan agar disaat ada perpisahan, pun juga memberi kebahagiaan dan ketenangan.

    Bunga Sakura sangat penuh dengan memori, penuh cerita. Keindahan membahagiakan bagi umat manusia.

              Tak Jatuh, Namun Terbang   

        Indah dan dinanti
        Berguguran memenangkan hati
        Lihat gambar besarnya
        Seribu kesedihan, jutaan kebahagiaan

        Terbuai musim semi
        Menggenggam bunga Sakura
        Laut pun berubah warna
        Lahar kan dapat berjalan di atasnya

        Sakura tak akan lama
        Kuharap kau menunggunya
        Musim semi begitu nyata

Sabtu, 26 Oktober 2019

So Fake


                             So Fake

 I fuck my life
How about to meanin’ “care”?
So fake, so deep i go
Feeling more but you just say “no”

Three Twenty AM the ciggaretes still burn
Your heart more than ice and this cool
Ride my civic, get off from my vodka
Take this the green girl, i wanna shoot out ma brain, ya!

Bother me, your smile is fake
Lie to me, your cry is not help
Piece and slice my eye
But you can’t take my attention
You hope me can’t rise
But my ressurection...
This is not a cencation

Goin’ sick want you take me back
Take the risk and the wall tears still crack
Do you want ma shit? Then i can free to die
Pay me no mind girl, im goin’ to fly away

Sabtu, 05 Oktober 2019

Egoisme terbakar dalam jiwa (02)

KONSEKUENSI

          Bertarunglah layaknya prajurit. Namun Wanda hanya seorang perempuan kecil yang kabur dari rumah. Dia berjalan menyusuri garis pantai pada malam bulan sabit. Kesedihan pertama yang ia dapat pada malam itu. Ia meninggalkan orang tuanya, teman-teman sekolahnya, guru-gurunya. Taka da tempat baginya kini, hanya membawa boneka kelinci pemberian ibunya dan tas kecilnya sambil menangis dan megusapkan airmatanya di boneka itu.

           Sehari sebelumnya dia masih melihat teman-temannya bercanda. Wanda adalah anak yang baik dia selalu menjadi ladang sasaran bagi teman-temannya. Wanda yang pertama akan menangis ketika temannya sakit, Wanda yang akan membantu temannya. Dia tidak mempedulikan dirinya sendiri. Kebaikan Wanda tulus dan jujur, tapi dia selalu dimanfaatkan sebagai alas kaki. Sedangkan tidak ada yang menanyakan keadaan Wanda.

      Wanda pernah jatuh cinta pada teman kecilnya, Bima. Anak laki-laki yang kuat dan jantan tapi sangat buta akan perasaan Wanda. Bima selalu mengagumkan bagi Wanda walau Bima pergi jauh pun, Wanda akan merindukannya. Tapi malang nasib Wanda, Bima pergi keluar kota untuk mengikuti orang tuanya. Sebelum Bima pergi, Wanda ingin menyatakan perasaannya pada Bima. Tapi Wanda melihat Bima mencium seorang perempuan lain. langkah Wanda pun berhenti, dia mulai berpikir panjang dan bergumam “ah, aku terlalu lama” sambil tertawa tidak menyesalinya. Padahal Bima selalu dibantu oleh Wanda, dan bantuannya itu sangat lebih.

      Kini Wanda hanya bisa menangis mengingatnya, dia memegang erat boneka itu. Dan berkata sambil mendongak ke atas “andai aku tidak terlalu lama, andai aku tidak terlalu lama… apa senyummu itu bulan? Kenapa kau bersinar terang? Apa karena aku menangis?” Wanda yang mulai kelelahan menangis, mulai tidur di kolong jembatan sekitar pantai. Sambil meratapi konsekuensi-konsekuensi yang tak pernah ia sesalkan

Hadji Murad

Sebuah resensi buku yang berjudul "Hadji Murad" karya Leo Tolstoy yang terakhir. Sebuah buku yang penuh penyesalan akan pembuatannya oleh sang penulis.

     Menceritakan tentang seorang Muslim bernama Hadji Murad yang selalu menjadi bayangan kematian musuhnya. Bahkan ketika dia menyerah pun, darah tetap mengalir dari para musuh.

    Buku ini akan membawamu pada masa kelam "Perang Suci" tentang bagaimana dendam adalah cara terbaik untuk memaafkan. Bagaimana pedang adalah cara untuk menulis sejarah. Sebuah penggalan cerita seorang Hadji Murad yang sangat disanjung dan dibenci oleh musuhnya.

     Sebuah Sejarah berdarah bercampur romansa indahnya novel.

    

Rabu, 02 Oktober 2019

Drama Adalah Kebutuhan

        Kebutuhan akan drama dalam berkehidupan sangat diperlukan oleh setiap individu manusia. Karena dalam drama, bisa menjadikan suatu kehidupan lebih menarik dan menciptakan ketegangan sesaat sebelum akhirnya mengetahui fakta sebenarnya.

        Dalam pementasan drama pun dapat membawa emosi tersendiri kepada penontonnya. Ketika pemeran drama berhasil mendapat emosi penontonnya maka alur cerita drama menjadi lebih menarik. Dan ketika drama itu dijelaskan hanyalah sebuah ilusi maka penonton akan merasa lega dikarenakan apa yang dikhawatirkan selama pementasan hanyalah bohong belaka.

    Jadi, drama adalah hal yang mengganggu namun dapat membuat kepuasan kepada setiap orang yang melakukan drama

                                                       Don't Bother Me, Without Drama