Minggu, 03 Juli 2022

Hati


~

Aku takkan membiarkannya berbicara
Walau darah deras mengalir
Bila ku congkel dari tempatnya
Maukah kau berisak tangis?

~

Entah apa yang terjadi
Tak bisakah untuk menghujamnya?
Dalam diam tanpa suara
Oh tuhan, sedang ku mencintai penuh di hati

~

Dosa kah aku jika menyanyangimu?
Sedang hati dan pikiran terbentur
Perlu kah ku melirik pada jam pasir?
Sedang hati terendus duri

~

Kenapa dikau memupuk sedalam sumur
Jauh menembus inti
Ku tahu kau tak menyapa pagi
Apa sakit itu kau bawa kubur

~

Jika aku membuatnya gugup
Jika aku memberinya benci
Jika aku rasa yang meletup
Sayang, ku masih di sini

~

Ibu, kenapa dia menganggu?
Ayah, bolehkah terbang bersamanya?
Engkau, kenapa hening mimpimu?
Hati, bisakah kita bicara?

Kamis, 24 Maret 2022

REKOMENDASI LAGU BUAT KAMU YANG DITINGGAL TANPA KEJELASAN

 

 


Di zaman Multiverse ini ditinggal tanpa kejelasan atau kata-kata biasanya disebut di-Ghost-ing. Tentu jikalau diresapi kenapa dia meninggalkanmu banyak sekali alasan apabila kamu mau intropeksi diri. Biasanya alasannya yang keluar dalam pikiran adalah terlalu egois, posesif, peduli, sudah ’menangkap’ rasa sayangnya dia dan Sebagian dari yang lain yang tidak bisa diungkapkan, karena akan membuat hati kamu terluka. ;’(

 

Namun, banyak dari kita yang tidak bisa melupakannya hingga bersumpah serapah, itu tidak baik kawan. “Tapi dia sangat berharga bagiku, dia adalah hadiah tuhan untukku, padahal sudah menjaga hati untuknya..eh Ketika waktunya..dia pergi.”Memang sulit untuk menghapusnya dari memori bukan,? Namun melupakkan dia secara paksa adalah suatu yang tidak membantu (kataku). Cara terbaiknya adalah..mengingatnya hingga kita bosan. “kok gitu,?” karena sejatinya dia hidup dalam memorimu dan harus tersimpan dengan rapi bersama saraf kesedihanmu atau tidak mengganggu saraf yang lain. Jadi, kesal bahkan marah adalah suatu naluri manusia Ketika kehilangan sesuatu, biarkan dia hidup di tepi otakmu, berterima kasih karena telah menunjukkan kesalahanmu, dan menjadi pelecutmu untuk bisa mendapatkan lebih baik atau menggaetnya kembali (kalau mungkin masih ada rasa di hatimu). Berikut adalah rekomendasi lagu untuk menemani harimu menuju  masa kebahagianmu :

 

1.      Jangan Pergi – Killing Me Inside

                               


Lagu yang terbit pada tahun 2013 tersebut, dapat membawamu menuju renungan yang dalam atas kepergiannya. Judulnya yang sudah mewakili perasaanmu hari ini menjadi senjata utama untuk terus memercikkan harapanmu yang hilang, walaupun ia telah pergi, tapi setidaknya kamu juga gak ikut pergi mengikutinya. Terkadang kamu juga butuh untuk dikejar daripada mengejar seseorang, capek bukan. Baiknya istirahat dan listen this.

 

      Link lagu : https://www.youtube.com/watch?v=NG31f_6jnf8

 

2.      Jakarta Hari ini – For Revenge Ft. Stereowall

                                   


Mungkin lagu ini akan terdengar religious jikalau anda memahami salah satu bagian liriknya, yang terdengar seperti Surah Al-Baqarah ayat 216. “But perhaps you hate a thing and it's good for you..And perhaps you love a thing and it's bad for you,” dan pada Al-Baqarah ayat 216  “Diwajibkan atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.,” pada bagian yang terstabilo terdengar sama bukan.?

 

Belum lagi penggalan liriknya yang mampu menampar keras khususnya saya adalah “Kadang kita perlu tersakiti Tuk menjadi manusia,” memang  manusia harus merasakan kebahagiaan dan kesedihan. Tapi tenang, kesedihan tidak akan datang selalu, semua bergantian seperti ‘roda yang berputar.’

                       

                                    Link lagu : https://www.youtube.com/watch?v=QgiZVuQUoHo

3.      This I Love – Gun’s N Roses

                  


Axl Rose (penyanyi Gun’s N Roses) menciptakan lagu ini disebabkan pengalaman pribadinya. Mungkin, anda bisa mengenalnya lewat lagu ‘Sweet Child O Mine.’ Lagu yang menceritakan seorang pria yang bersenandung pada tuhannya untuk tidak membiarkan si perempuan pergi hingga tuhannya meninggalkannya adalah sebuah kata lain Ketika kita berteriak meminta bantuan kepada seseorang. Berdoa atau Berharap adalah sebuah obat untuk menimbulkan ketenangan, bahwa masih ada hari esok. Bisa saja dia berubah pikiran seperti kamu yang mengasihnya lalu membencinya, semua akan ada artinya, tidak ada yang sia-sia tetaplah berharap kawan, karena itu adalah satu-satunya jalan Ketika kamu sedang tidak bisa melakukan apapun lagi.

 

                  Link lagu : https://www.youtube.com/watch?v=aOkiG53ituQ

 

4.      If A’m James Dean You’re Audrey Hepburn – Sleeping With Sirens

                              


They say that love is forever..your forever is all that I need..please stay as long as you need,” penggalan liriknya yang menyadur pada kata ‘mereka’adalah gambaran jikalau si Kellin Quinn masih mempercayainya orang lain. Maksudnya, bukan suatu kesalahan jikalau bercerita pada sahabat terdekatmu perihal dia, karena dia juga orang lain yang belum tentu mendampingimu. Namun, sahabat tidak akan meninggalkanmu secara menyakitkannya dia. Tetaplah percaya bahwa cintamu padanya akan tetap abadi, mungkin saja penggantinya bukanlah orang yang sama, tapi rasa sayangmu setidaknya tidak akan padam.

 

                  Link lagu : https://www.youtube.com/watch?v=poZLiypLJzQ

 

5.      I’ve Been Waiting – Makonnen, Lil Peep Ft. Fall Out Boy

                                   


Lagu tersebut akan membawamu pada perasaan yang berbunga, beralaskan rumput, dan matahari cerah. Makonnen menciptkan aransemen lagunya untuk meningkatkan kepedeanmu bahwa kamu tidak sepenuhnya sendirian (bahkan saya juga bagian dari kamu 😊). Akan tetapi, liriknya yang dalam bisa memahami kondisimu untuk tetap menunggunya, atau menunggu impianmu yang lebih komplit.

 

                  Link lagu : https://www.youtube.com/watch?v=dQYPimscA20

 

Terima kasih telah mengikuti rekomendasi lagu ini, penulis harap kamu bisa menjadi dirimu sendiri dan memperbaiki dirimu. Semuanya tidak ada yang sempurna kawan, jadi mari tetap berusaha dan berharap. Apabila kamu punya keresahan ang belum sembuh dari rekomendasi ini, kamu bisa menghubungi saya atau pihak yang kamu percaya. Mari rayakan hari patah hati bersama. (Ahr)

Rabu, 06 Oktober 2021

Musik : Media Bercerita Lewat Audio

 

 


Semua musik mempunyai cerita tersendiri, jikalau ada yang mengatakan "musik hanya lantunan suara, tak lebih. Aku menikmati musik sebagai hiburan," ingin rasanya mencongor lambe orang-orang kayak gitu. Sebagai penikmat Emo, Punk, Metal, dan genre-genre musik yang dianggap sesat, saya meyakini bahwa semua musisi membuat lagu dengan kerja keras dan maksud tertentu di musik yang dilantunkan.

 

Bisa dibilang semua ada filosofinya, hingga salah satu anak yang mengaku anarko kesal dengan kalimat saya ini. "Kenapa kok semua harus berfilosofi?", lantas salah satu orang didekat saya kala itu menjawab bahwa semua hal mempunyai nilai sentimentil bagi setiap orang. Peraduan argumen mereka membuat saya berpikir mendalam layaknya bocah kemarin sore yang menyebutnya overthinking. Jikalau musik diciptakan hanya untuk merangsang indra pendengaran saja, tentunya tidak mungkin.

 

Mari menjawab pertanyaan anak Anarko tadi yang juga mengagumi Nancy Spungen. Sebuah musik diciptakan dengan alunan instrumental dengan nada-nada tertentu yang membuat motorik otak berpikir tema yang dibawakan, biasanya diusung dengan instrumental yang terdengar bahagia maupun sedih. Tentunya anda akan menyadari sebuah musik sedih jikalau pembawaannya rapuh dan dengan tempo yang lambat. Kemudian, unsur vokal digunakan sebagai penjelasan dari keberadaan instrumental. Musik yang berisi vokal biasanya lebih jelas dalam mengungkapkan pesannya, karena lirik adalah pakem dari penggambaran adanya sebuah instrumental musik. Sedangkan apabila hanya instrumental, pendengar bisa menafsirkan sendiri pesan yang dibawakan sesuai dengan keinginan pendengar. Sebelumnya saya sudah membuat tulisan yang berisi "instrumental atau vokal?", karena bagi saya tidak semua orang bisa menyukai keduanya, maka harus diberi pilihan. Eksistensi instrumental membantu otak setiap pendengar untuk mengelola maksud lagu itu sendiri. Otak akan menangkap sebuah memori dari keberadaan instrumental, dan memadukan dengan apa yang anda dibayangkan. Berbeda dengan musik bervokal, yang membuat anda paham apa yang disampaikan melalui lirik. Jikalau saya disuruh untuk memilih, maka jawabannya adalah kondisional atau disesuaikan dengan kebutuhan .

 

Berkali-kali saya mencela orang yang tidak mengerti sebuah esensi dari sebuah produk, seperti musik. Karena musik membawa emosional dari penulis hingga pendengarnya. Seperti salah satu lagu Superman is Dead pada album Hangover of Decade yang membekas di memori saya pada tahun 2015 silam, Disposable lies atau jika diterjemahkan menjadi kebohongan sekali pakai.

 

Penggalan lirik dan terjemahan :

However much you want to show that

Bagaimanapun banyak yang kau ingin tunjukkan.

You keep me inside and what you really care

Kau menjagaku di dalam dan apa yang benar-benar kau pedulikan.

Have a close look deep into your flame

Melihat dari dekat gejolakmu.

Time is running out, nothing to hide away

Waktu hampir habis, tidak ada (waktu) untuk menyembunyikan diri.

I know we’re both all right

Aku tahu kita berdua baik saja.

 

 Picking up the way back to get home

Mengambil jalan kembali untuk pulang ke rumah.

It’s the hardest thing that we think all night

Ini hal yang paling sulit yang kita pikirkan sepanjang malam.

Anything could be the adventure

Apa pun bisa menjadi petualangan.

It’s all growing and beyond the tragedy

Ini semua tumbuh dan di luar tragedi.

 

It’s time to go, start running around

saatnya pergi, mulailah berlari.

Do it faster that I write

Lakukan lebih cepat dari yang ku tulis.

Leave it all behind, all the things we’ve burnt

Meninggalkan semuanya di belakang, semua hal yang telah kita dibakar.

Cruising down the memory

menyusuri ingatan.

Since I don’t know what the last

karena aku tak tahu apa yang terakhir.

Heaven’s got it all

Surga mendapatkan semuanya

 

Lagu tersebut berisi semangat untuk melaju dalam berkehidupan, setelah melalui ingatan masa lalu yang kelam. Sialan, lagu ini tertanam dalam otak saya sehari sebelum sebuah peristiwa menyedihkan terjadi kala itu, seakan membawa pesan jikalau saya tidak bisa terkekang oleh masa lalu. Setelah itu, saya mulai mencari filosofi-filosofi, makna, arti dan keterkaitan lagu dengan kehidupan, tekhususnya saya sendiri. Mungkin kebiasaan ini yang membuat saya membenci orang-orang yang menyukai lagu tanpa mempedulikan maknanya.

 

Dari penggambaran lirik pada lagu tersebut sudah sangat jelas, dan terasa seperti dakwah kyai bagi saya. Banyak musik yang sudah bersarang dalam otak, karena menurut pribadi ini produk tersebut lebih mudah dan cepat terekam esensinya. Beberapa lagu bahkan saya larang sendiri untuk diputar, karena menyayat hati dan membawa duka yang dalam. Jikalau anda orang yang pernah berada di samping saya, maka anda akan menemui saya diam termenung pada beberapa lagu (tapi, tentunya anda tidak peduli tentang ini).

 

Musik bisa membuat pendengarnya ikut bernyanyi, ada yang bersuara dengan luapan emosi atau dengan suara yang lirih. Hal ini mewakili perasaan pendengar itu menyampaikan maksud dari lagu dan hubungan antara keduanya. Semakin keras ia bernyanyi, berarti itulah yang ingin ia tunjukkan kepada dunia dan berlaku sebaliknya. Hal ini bisa dibuktikan secara psikologis tentang orang yang bersuara dengan suara keras dan lantang, maka dia ingin didengarkan.

 

Sungguh merepotkan jikalau hanya untuk mendengar musik saja harus seruwet ini, ya...tapi itu yang saya alami. Sungguh amat berterimakasih untuk musisi yang menciptakan karya-karyanya, mereka adalah pewakil kebebasan berpendapat dan ekspresi dari sebuah jiwa.  Setidaknya dari tulisan ini, anda bisa memahami esensi dari musik dan menghargai semua pihak yang terlibat di dalamnya, termasuk saya.

 

Rabu, 13 Januari 2021

Trauma di Neverland Ranch Area

 


 

Pada akhir tahun 2020 rumah Michael Jackson, Neverland Ranch terjual seharga 301 Milliar Rupiah dari harga awalnya yang berkisar 1,4 Trilliun Rupiah. Untuk sebuah rumah orang paling berpengaruh di Amerika Serikat bahkan dunia, hal ini sangat tidak masuk akal. Mengingat banyaknya orang gila abad ini yang rela mengeluarkan uang untuk sebuah barang yang tidak terlalu sering digunakan atau hanya sekadar koleksi. Neverland Ranch terjual setelah 10 tahun di posting di bisnis properti.

 

Neverland Ranch sendiri merupakan rumah yang cukup aneh ketika saya mencarinya di internet (karena tidak mungkin saya harus ke sana dan membuktikannya sendiri hehe). Namanya terinpirasi dari serial dan film bertajuk Peterpan. Kebanyakan rumah milik orang tersohor akan dipenuhi barang-barang mewah dan jarang ditemui di rumah para jelata. Ya, barang-barang i Neverland Ranch benar-benar unik dan mengerikan.

 

Menurut pengakuan penyelundup rumah itu di vice.com mengatakan jika rumah ini kebanyakan berisi hal-hal yang disukai anak-anak. Seperti kebun binatang, ruang permainan, lukisan dan barang-barang lainnya. Cukup aneh, karena MJ (singkatan untuk mendiang Michael Jackson) adalah orang dewasa ketika dia membeli rumah itu. Tidak keluar dari penamaan yang merupakan tempat ini surga bagi anak kecil, hal itu bisa menjadi faktor penyebab. MJ juga suka mengundang anak-anak kecil ke rumahnya sebelum digeledah oleh kepolisian Amerika pada tahun 2003.

 

Bukan karena menyimpan kokain seperti kebanyakan kasus influencer lainnya, tapi dugaan pelecehan seksual terhadap anak-anak. MJ memang sangat terkenal menyukai bocil, tapi tidak dipungkiri hal tersebut bisa terjadi. Rumahnya yang digeledah secara sepihak ini, membuat MJ merasa tidak aman berada di Amrik, dan tinggal di Dubai hingga kembali ke tanah kelahirannya dan meninggal dunia. Sikap MJ ini menambah kecurigaan khalayak tentang hubungan menyukai anak kecil atau Pedofilia dan King of Pop (julukan MJ) tersebut.

 

Beberapa faktor pendukung dugaan ini bertambah, saat dirilisnya film dokumenter Leaving Neverland. Yaitu dokumenter yang mengungkap pedofilia MJ yang terjadi di rumahnya. 2 orang narasumber di film itu mengaku pernah disodomi oleh MJ. Anehnya mereka baru menceritakan hal tersebut saat sudah berumur. Tentu saja itu merupakan pemerasan terhadap MJ dan menambah polemik yang ada. Cukup disayangkan, mereka berani melaporkan setelah sekian lama, apakah sebenarnya mereka juga menikmatinya?, biarlah pertanyaan ini dijawab oleh pihak terkait sendiri. Dan seharusnya merusak reputasi orang setelah meninggal dunia tidak pantas dilakukan, karena baru mengakui kejujuran saat semua sudah menghormatinya.

 

Kembali kepada MJ, ia sendiri tidak lepas dari masa lalu yang kelam. Orang tuanya mendidik MJ dan saudara-saudarinya untuk menjadi bintang atau orang ternama. Berbagai kekerasan dilakukan, seperti kekerasan mental dan fisik. Sehingga membuatnya tidak mendapat masa anak-anak yang menyenangkan.

 

Jackson juga pernah dirundung oleh saudaranya, dengan menguncinya dengan perempuan di kamar mandi. Tujuan dari hal ini tidak lain agar Jackson bergairah dan melakukan seks. Namun diluar dugaan, setelah berjam-jam dikunci, Jackie hanya berbincang-bincang dengan perempuan itu. Cukup mengherankan, Normalnya laki-laki akan bernafsu untuk hal ini. Bukan karena kuat iman, tapi kembali kepada sejarah kelam pria itu.

 

MJ yang mengalami siksaan berat saat kecil menjadi terobsesi dengan anak-anak. MJ merasa jika anak-anak harus mendapat kebahagiaan yang sama dan tidak ada perbedaan dengan orang dewasa. Mencurigakannya, lagu yang dibuat MJ, We Are the World,  berisi lirik yang berbunyi “We are the children,” “kita adalah anak-anak.” Lagu ini seperti memberi representatif bahwa obsesi MJ terhadap manusia-manusia kecil ini sangat ekstrim. Kebanyakan lirik pada sebuah lagu juga mengandung makna tersirat maupun tersurat. Khawatirnya, jika tuduhan tersebut semakin menguat.

 

Dari berbagai rentetan kasusnya dan cocokologi dengan masa lalu yang kelam tersebut, tidak menutup kemungkinan dan saling berkaitan. Sebuah penyakit mental seperti Parafilia (kondisi hasrat seksual abnormal) dapat menyerang siapa saja, seperti yang dialami MJ. Parafilia menjadi perhatian khusus karena beragamnya jenis dan isi-isi yang terkandung di dalamnya.

 

Kekerasan psikis dan fisik dapat mempengaruhi pola pemikiran seseorang. Belum tentu kekerasan dapat memberi buah kebaikan, namun pemahaman ekstrim juga dapat terjadi. Banyak kejadian serupa yang didukung oleh trauma masa lalu. Tidak mungkin orang menjadi gay, lesbian begitu saja, karena semua manusia dilahirkan secara suci. Faktor-faktor seperti orang tua, prilaku, kondisi sosial, dan masyarakat menjadi pemicu utamanya. Trauma tersebut juga menciptakan despresi yang tidak bisa dihilangkan begitu saja. Pemikiran jika sudah melakukan suatu hal maka terpuaskan, tidak berlaku jika sudah dihubungkan dengan hasrat. Awalnya hanya mengatasi trauma saja, namun hanya mendapat kekosongan karena belum menemukan jawaban yang tepat. Memaksanya untuk melakukan lebih dan lebih.

 

Dalam pembahasan ini menunjukkan jika orang terkaya pun tidak bisa lepas dari kesedihan, keanehan, dan trauma, walaupun kekayaan bisa membeli apapun. Seperti kisah-kisah yang sering didendang, ‘satu hal yang tidak bisa dibeli, adalah kebahagiaan.’ Masyarakat sering mengkasih hani mereka yang menjadi korban dan pelaku, namun tanpa sadar menjadi pihak yang terlibat. Anak-anak tumbuh dari kondisi sosialnya. Seperti MJ, semua masa lalunya membuatnya menjadi terduga pedofilia. Di sisi lain, MJ masih menjadi terduga, namun semua itu sudah tidak bisa disangkal jika banyak faktor-faktor yang semakin menguat.

 

Untuk semua kalangan masyarakat di sana, pemerhatian terhadap tumbuh kembang anak-anak itu penting. Bukan hanya peran orang tua kandung, tapi semua yang di luar sana. Jangan sampai menciptakan keabnormalan baru lainnya, dan merasa tidak terlibat di dalamnya. Karena masyarakat adalah sebuah contoh dari peradaban. Semoga MJ tenang di alamsana dan semua tuduhan itu segera berakhir.