Referensi mu
Minggu, 03 Juli 2022
Hati
Kamis, 24 Maret 2022
REKOMENDASI LAGU BUAT KAMU YANG DITINGGAL TANPA KEJELASAN
Di zaman Multiverse ini ditinggal tanpa kejelasan atau
kata-kata biasanya disebut di-Ghost-ing. Tentu jikalau diresapi kenapa
dia meninggalkanmu banyak sekali alasan apabila kamu mau intropeksi diri.
Biasanya alasannya yang keluar dalam pikiran adalah terlalu egois, posesif, peduli,
sudah ’menangkap’ rasa sayangnya dia dan Sebagian dari yang lain yang tidak bisa
diungkapkan, karena akan membuat hati kamu terluka. ;’(
Namun, banyak dari kita yang tidak bisa melupakannya
hingga bersumpah serapah, itu tidak baik kawan. “Tapi dia sangat berharga
bagiku, dia adalah hadiah tuhan untukku, padahal sudah menjaga hati
untuknya..eh Ketika waktunya..dia pergi.”Memang sulit untuk menghapusnya dari
memori bukan,? Namun melupakkan dia secara paksa adalah suatu yang tidak
membantu (kataku). Cara terbaiknya adalah..mengingatnya hingga kita bosan. “kok
gitu,?” karena sejatinya dia hidup dalam memorimu dan harus tersimpan dengan
rapi bersama saraf kesedihanmu atau tidak mengganggu saraf yang lain. Jadi,
kesal bahkan marah adalah suatu naluri manusia Ketika kehilangan sesuatu,
biarkan dia hidup di tepi otakmu, berterima kasih karena telah menunjukkan
kesalahanmu, dan menjadi pelecutmu untuk bisa mendapatkan lebih baik atau
menggaetnya kembali (kalau mungkin masih ada rasa di hatimu). Berikut adalah
rekomendasi lagu untuk menemani harimu menuju
masa kebahagianmu :
1.
Jangan
Pergi – Killing Me Inside
Lagu yang
terbit pada tahun 2013 tersebut, dapat membawamu menuju renungan yang dalam
atas kepergiannya. Judulnya yang sudah mewakili perasaanmu hari ini menjadi
senjata utama untuk terus memercikkan harapanmu yang hilang, walaupun ia telah
pergi, tapi setidaknya kamu juga gak ikut pergi mengikutinya. Terkadang kamu
juga butuh untuk dikejar daripada mengejar seseorang, capek bukan. Baiknya istirahat
dan listen this.
Link lagu : https://www.youtube.com/watch?v=NG31f_6jnf8
2.
Jakarta
Hari ini – For Revenge Ft. Stereowall
Mungkin lagu
ini akan terdengar religious jikalau anda memahami salah satu bagian liriknya,
yang terdengar seperti Surah Al-Baqarah ayat 216. “But perhaps you hate a thing and it's good for
you..And perhaps you love a thing and it's bad for you,” dan pada Al-Baqarah ayat 216 “Diwajibkan
atas kamu berperang, padahal itu tidak menyenangkan bagimu. Tetapi boleh jadi kamu tidak
menyenangi sesuatu, padahal itu baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai
sesuatu, padahal itu tidak baik bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak
mengetahui.,” pada bagian yang terstabilo terdengar sama bukan.?
Belum lagi penggalan
liriknya yang mampu menampar keras khususnya saya adalah “Kadang kita perlu
tersakiti Tuk menjadi manusia,” memang
manusia harus merasakan kebahagiaan dan kesedihan. Tapi tenang,
kesedihan tidak akan datang selalu, semua bergantian seperti ‘roda yang
berputar.’
Link
lagu : https://www.youtube.com/watch?v=QgiZVuQUoHo
3.
This
I Love – Gun’s N Roses
Axl Rose (penyanyi
Gun’s N Roses) menciptakan lagu ini disebabkan pengalaman pribadinya. Mungkin,
anda bisa mengenalnya lewat lagu ‘Sweet Child O Mine.’ Lagu yang
menceritakan seorang pria yang bersenandung pada tuhannya untuk tidak
membiarkan si perempuan pergi hingga tuhannya meninggalkannya adalah sebuah
kata lain Ketika kita berteriak meminta bantuan kepada seseorang. Berdoa atau
Berharap adalah sebuah obat untuk menimbulkan ketenangan, bahwa masih ada hari
esok. Bisa saja dia berubah pikiran seperti kamu yang mengasihnya lalu
membencinya, semua akan ada artinya, tidak ada yang sia-sia tetaplah berharap
kawan, karena itu adalah satu-satunya jalan Ketika kamu sedang tidak bisa
melakukan apapun lagi.
Link lagu : https://www.youtube.com/watch?v=aOkiG53ituQ
4.
If
A’m James Dean You’re Audrey Hepburn – Sleeping With Sirens
“They say that love is forever..your forever is all that I need..please stay as long as you need,” penggalan liriknya yang menyadur pada kata ‘mereka’adalah
gambaran jikalau si Kellin Quinn masih mempercayainya orang lain. Maksudnya,
bukan suatu kesalahan jikalau bercerita pada sahabat terdekatmu perihal dia,
karena dia juga orang lain yang belum tentu mendampingimu. Namun, sahabat tidak
akan meninggalkanmu secara menyakitkannya dia. Tetaplah percaya bahwa cintamu
padanya akan tetap abadi, mungkin saja penggantinya bukanlah orang yang sama,
tapi rasa sayangmu setidaknya tidak akan padam.
Link lagu : https://www.youtube.com/watch?v=poZLiypLJzQ
5.
I’ve
Been Waiting – Makonnen, Lil Peep Ft. Fall Out Boy
Lagu tersebut
akan membawamu pada perasaan yang berbunga, beralaskan rumput, dan matahari
cerah. Makonnen menciptkan aransemen lagunya untuk meningkatkan kepedeanmu
bahwa kamu tidak sepenuhnya sendirian (bahkan saya juga bagian dari kamu 😊). Akan tetapi, liriknya yang dalam bisa memahami
kondisimu untuk tetap menunggunya, atau menunggu impianmu yang lebih komplit.
Link lagu : https://www.youtube.com/watch?v=dQYPimscA20
Terima kasih telah mengikuti rekomendasi lagu ini,
penulis harap kamu bisa menjadi dirimu sendiri dan memperbaiki dirimu. Semuanya
tidak ada yang sempurna kawan, jadi mari tetap berusaha dan berharap. Apabila
kamu punya keresahan ang belum sembuh dari rekomendasi ini, kamu bisa
menghubungi saya atau pihak yang kamu percaya. Mari rayakan hari patah hati
bersama. (Ahr)
Rabu, 06 Oktober 2021
Musik : Media Bercerita Lewat Audio
Semua musik mempunyai cerita tersendiri,
jikalau ada yang mengatakan
"musik hanya lantunan suara, tak lebih. Aku menikmati musik sebagai hiburan," ingin rasanya mencongor lambe
orang-orang kayak gitu. Sebagai penikmat Emo, Punk, Metal, dan genre-genre musik yang dianggap sesat, saya
meyakini bahwa semua musisi membuat lagu dengan kerja keras dan maksud tertentu
di musik yang dilantunkan.
Bisa dibilang semua ada filosofinya,
hingga salah satu anak yang
mengaku anarko kesal dengan kalimat saya ini. "Kenapa kok semua harus berfilosofi?",
lantas salah satu orang didekat saya kala itu menjawab bahwa semua hal
mempunyai nilai sentimentil bagi setiap orang. Peraduan argumen mereka membuat saya berpikir
mendalam layaknya bocah kemarin sore yang menyebutnya overthinking.
Jikalau musik diciptakan hanya untuk merangsang indra pendengaran saja,
tentunya tidak mungkin.
Mari menjawab pertanyaan anak Anarko tadi yang juga mengagumi Nancy Spungen. Sebuah musik diciptakan
dengan alunan instrumental dengan nada-nada tertentu
yang membuat motorik otak berpikir tema yang dibawakan, biasanya diusung dengan
instrumental yang terdengar
bahagia maupun sedih. Tentunya anda akan menyadari sebuah musik
sedih jikalau pembawaannya rapuh dan dengan tempo yang lambat. Kemudian, unsur vokal digunakan sebagai penjelasan dari
keberadaan instrumental. Musik yang berisi vokal biasanya lebih jelas dalam mengungkapkan pesannya, karena lirik adalah pakem
dari penggambaran adanya sebuah instrumental musik. Sedangkan apabila hanya instrumental, pendengar bisa
menafsirkan sendiri pesan yang dibawakan sesuai dengan keinginan
pendengar. Sebelumnya saya sudah membuat tulisan yang berisi
"instrumental atau vokal?", karena bagi saya tidak semua orang bisa
menyukai keduanya, maka harus diberi pilihan. Eksistensi instrumental membantu
otak setiap pendengar untuk mengelola maksud lagu itu sendiri. Otak akan
menangkap sebuah memori dari keberadaan instrumental, dan memadukan dengan apa
yang anda dibayangkan. Berbeda dengan musik bervokal, yang membuat anda paham
apa yang disampaikan melalui lirik. Jikalau saya disuruh untuk memilih, maka jawabannya adalah
kondisional atau disesuaikan dengan kebutuhan .
Berkali-kali saya mencela orang yang tidak mengerti
sebuah esensi dari sebuah produk, seperti musik. Karena musik membawa emosional
dari penulis hingga pendengarnya. Seperti salah satu lagu Superman is Dead pada
album Hangover of Decade yang membekas di memori saya pada tahun 2015
silam, Disposable
lies atau jika diterjemahkan menjadi kebohongan sekali pakai.
Penggalan lirik dan terjemahan
:
However much you want to show that
Bagaimanapun banyak yang kau ingin
tunjukkan.
You keep me inside and what you really care
Kau menjagaku di dalam dan apa
yang benar-benar kau pedulikan.
Have a close look deep into your flame
Melihat dari dekat gejolakmu.
Time is running out, nothing to hide away
Waktu hampir habis, tidak ada (waktu) untuk
menyembunyikan diri.
I know we’re both all right
Aku tahu kita berdua baik saja.
Picking up the way back to get home
Mengambil jalan kembali untuk pulang ke
rumah.
It’s the hardest thing that we think all night
Ini hal yang paling sulit yang kita
pikirkan sepanjang malam.
Anything could be the adventure
Apa pun bisa menjadi petualangan.
It’s all growing and beyond the tragedy
Ini semua tumbuh dan di luar tragedi.
It’s time to go, start running around
saatnya pergi, mulailah berlari.
Do it faster that I write
Lakukan lebih cepat dari yang ku tulis.
Leave it all behind, all the things we’ve burnt
Meninggalkan semuanya di belakang, semua hal
yang telah kita dibakar.
Cruising down the memory
menyusuri ingatan.
Since I don’t know what the last
karena aku tak tahu apa yang terakhir.
Heaven’s got it all
Surga mendapatkan semuanya
Lagu tersebut berisi semangat untuk melaju
dalam berkehidupan, setelah
melalui ingatan masa lalu yang kelam. Sialan, lagu ini tertanam dalam otak saya
sehari sebelum sebuah
peristiwa menyedihkan terjadi kala itu, seakan membawa pesan jikalau saya tidak bisa
terkekang oleh masa lalu. Setelah itu, saya mulai mencari filosofi-filosofi,
makna, arti dan keterkaitan
lagu dengan kehidupan, tekhususnya saya sendiri. Mungkin kebiasaan ini yang membuat saya membenci
orang-orang yang menyukai lagu tanpa mempedulikan maknanya.
Dari penggambaran lirik pada lagu tersebut sudah
sangat jelas, dan terasa seperti dakwah kyai bagi saya. Banyak musik yang sudah
bersarang dalam otak, karena menurut pribadi ini produk tersebut lebih mudah
dan cepat terekam esensinya. Beberapa lagu bahkan saya larang sendiri untuk
diputar, karena menyayat hati dan membawa duka yang dalam. Jikalau anda orang
yang pernah berada di samping saya, maka anda akan menemui saya diam termenung
pada beberapa lagu (tapi, tentunya anda tidak peduli tentang ini).
Musik bisa membuat pendengarnya ikut bernyanyi, ada
yang bersuara dengan luapan emosi atau dengan suara yang lirih. Hal ini
mewakili perasaan pendengar itu menyampaikan maksud dari lagu dan hubungan
antara keduanya. Semakin keras ia bernyanyi, berarti itulah yang ingin ia
tunjukkan kepada dunia dan berlaku sebaliknya. Hal ini bisa
dibuktikan secara psikologis tentang orang yang bersuara dengan suara keras dan
lantang, maka dia ingin didengarkan.
Sungguh merepotkan jikalau hanya untuk mendengar musik
saja harus seruwet ini, ya...tapi itu yang saya alami. Sungguh amat berterimakasih
untuk musisi yang menciptakan karya-karyanya, mereka adalah pewakil kebebasan
berpendapat dan ekspresi dari sebuah jiwa.
Setidaknya dari tulisan ini, anda bisa memahami esensi dari musik dan
menghargai semua pihak yang terlibat di dalamnya, termasuk saya.
Rabu, 13 Januari 2021
Trauma di Neverland Ranch Area
Pada akhir tahun 2020 rumah Michael Jackson, Neverland Ranch terjual seharga 301 Milliar Rupiah dari harga awalnya yang berkisar 1,4 Trilliun Rupiah. Untuk sebuah rumah orang paling berpengaruh di Amerika Serikat bahkan dunia, hal ini sangat tidak masuk akal. Mengingat banyaknya orang gila abad ini yang rela mengeluarkan uang untuk sebuah barang yang tidak terlalu sering digunakan atau hanya sekadar koleksi. Neverland Ranch terjual setelah 10 tahun di posting di bisnis properti.
Neverland Ranch sendiri merupakan rumah yang cukup aneh ketika saya mencarinya di internet (karena tidak mungkin saya harus ke sana dan membuktikannya sendiri hehe). Namanya terinpirasi dari serial dan film bertajuk Peterpan. Kebanyakan rumah milik orang tersohor akan dipenuhi barang-barang mewah dan jarang ditemui di rumah para jelata. Ya, barang-barang i Neverland Ranch benar-benar unik dan mengerikan.
Menurut pengakuan penyelundup rumah itu di vice.com mengatakan jika rumah ini kebanyakan berisi hal-hal yang disukai anak-anak. Seperti kebun binatang, ruang permainan, lukisan dan barang-barang lainnya. Cukup aneh, karena MJ (singkatan untuk mendiang Michael Jackson) adalah orang dewasa ketika dia membeli rumah itu. Tidak keluar dari penamaan yang merupakan tempat ini surga bagi anak kecil, hal itu bisa menjadi faktor penyebab. MJ juga suka mengundang anak-anak kecil ke rumahnya sebelum digeledah oleh kepolisian Amerika pada tahun 2003.
Bukan karena menyimpan kokain seperti kebanyakan kasus influencer lainnya, tapi dugaan pelecehan seksual terhadap anak-anak. MJ memang sangat terkenal menyukai bocil, tapi tidak dipungkiri hal tersebut bisa terjadi. Rumahnya yang digeledah secara sepihak ini, membuat MJ merasa tidak aman berada di Amrik, dan tinggal di Dubai hingga kembali ke tanah kelahirannya dan meninggal dunia. Sikap MJ ini menambah kecurigaan khalayak tentang hubungan menyukai anak kecil atau Pedofilia dan King of Pop (julukan MJ) tersebut.
Beberapa faktor pendukung dugaan ini bertambah, saat dirilisnya film dokumenter Leaving Neverland. Yaitu dokumenter yang mengungkap pedofilia MJ yang terjadi di rumahnya. 2 orang narasumber di film itu mengaku pernah disodomi oleh MJ. Anehnya mereka baru menceritakan hal tersebut saat sudah berumur. Tentu saja itu merupakan pemerasan terhadap MJ dan menambah polemik yang ada. Cukup disayangkan, mereka berani melaporkan setelah sekian lama, apakah sebenarnya mereka juga menikmatinya?, biarlah pertanyaan ini dijawab oleh pihak terkait sendiri. Dan seharusnya merusak reputasi orang setelah meninggal dunia tidak pantas dilakukan, karena baru mengakui kejujuran saat semua sudah menghormatinya.
Kembali kepada MJ, ia sendiri tidak lepas dari masa lalu yang kelam. Orang tuanya mendidik MJ dan saudara-saudarinya untuk menjadi bintang atau orang ternama. Berbagai kekerasan dilakukan, seperti kekerasan mental dan fisik. Sehingga membuatnya tidak mendapat masa anak-anak yang menyenangkan.
Jackson juga pernah dirundung oleh saudaranya, dengan menguncinya dengan perempuan di kamar mandi. Tujuan dari hal ini tidak lain agar Jackson bergairah dan melakukan seks. Namun diluar dugaan, setelah berjam-jam dikunci, Jackie hanya berbincang-bincang dengan perempuan itu. Cukup mengherankan, Normalnya laki-laki akan bernafsu untuk hal ini. Bukan karena kuat iman, tapi kembali kepada sejarah kelam pria itu.
MJ yang mengalami siksaan berat saat kecil menjadi terobsesi dengan anak-anak. MJ merasa jika anak-anak harus mendapat kebahagiaan yang sama dan tidak ada perbedaan dengan orang dewasa. Mencurigakannya, lagu yang dibuat MJ, We Are the World, berisi lirik yang berbunyi “We are the children,” “kita adalah anak-anak.” Lagu ini seperti memberi representatif bahwa obsesi MJ terhadap manusia-manusia kecil ini sangat ekstrim. Kebanyakan lirik pada sebuah lagu juga mengandung makna tersirat maupun tersurat. Khawatirnya, jika tuduhan tersebut semakin menguat.
Dari berbagai rentetan kasusnya dan cocokologi dengan masa lalu yang kelam tersebut, tidak menutup kemungkinan dan saling berkaitan. Sebuah penyakit mental seperti Parafilia (kondisi hasrat seksual abnormal) dapat menyerang siapa saja, seperti yang dialami MJ. Parafilia menjadi perhatian khusus karena beragamnya jenis dan isi-isi yang terkandung di dalamnya.
Kekerasan psikis dan fisik dapat mempengaruhi pola pemikiran seseorang. Belum tentu kekerasan dapat memberi buah kebaikan, namun pemahaman ekstrim juga dapat terjadi. Banyak kejadian serupa yang didukung oleh trauma masa lalu. Tidak mungkin orang menjadi gay, lesbian begitu saja, karena semua manusia dilahirkan secara suci. Faktor-faktor seperti orang tua, prilaku, kondisi sosial, dan masyarakat menjadi pemicu utamanya. Trauma tersebut juga menciptakan despresi yang tidak bisa dihilangkan begitu saja. Pemikiran jika sudah melakukan suatu hal maka terpuaskan, tidak berlaku jika sudah dihubungkan dengan hasrat. Awalnya hanya mengatasi trauma saja, namun hanya mendapat kekosongan karena belum menemukan jawaban yang tepat. Memaksanya untuk melakukan lebih dan lebih.
Dalam pembahasan ini menunjukkan jika orang terkaya pun tidak bisa lepas dari kesedihan, keanehan, dan trauma, walaupun kekayaan bisa membeli apapun. Seperti kisah-kisah yang sering didendang, ‘satu hal yang tidak bisa dibeli, adalah kebahagiaan.’ Masyarakat sering mengkasih hani mereka yang menjadi korban dan pelaku, namun tanpa sadar menjadi pihak yang terlibat. Anak-anak tumbuh dari kondisi sosialnya. Seperti MJ, semua masa lalunya membuatnya menjadi terduga pedofilia. Di sisi lain, MJ masih menjadi terduga, namun semua itu sudah tidak bisa disangkal jika banyak faktor-faktor yang semakin menguat.
Untuk semua kalangan masyarakat di sana, pemerhatian terhadap tumbuh kembang anak-anak itu penting. Bukan hanya peran orang tua kandung, tapi semua yang di luar sana. Jangan sampai menciptakan keabnormalan baru lainnya, dan merasa tidak terlibat di dalamnya. Karena masyarakat adalah sebuah contoh dari peradaban. Semoga MJ tenang di alamsana dan semua tuduhan itu segera berakhir.







